(Orz).

PEMERIKSAAN PAP SMEAR SAMBUT HUT DWP KE-17

Obat untuk penyakit kanker hingga saat ini belum ditemukan, itu sebabnya pencegahan melalui pemeriksaan Pap Smear sangat penting untuk dilakukan. Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto dalam rangka memperingati HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mojokerto ke – 17, menggelar Pemeriksaan Pap Smear, hari Selasa, (8/11/2016) bertempat di Ruang Sekretariat Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk. Acara lomba dibuka langsung oleh Dra. Hj. Farida Hanum Akhmad Uton, Msi, Wakil  Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto bersamaan dengan pelaksanaan lomba Garnish.

Tujuan digelarnya Pemeriksaan Pap Smear ini menurut Dra. Hj. Farida Hanum Akhmad Uton, Msi,   Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto untuk meningkatkan peran serta anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto   pada upaya  preventif / pencegahan. Karena untuk menghindari penyakit kanker servik yang banyak di derita oleh kaum perempuan ini hanya dengan pencegahan yang bisa dilakukan dengan pemeriksaan dini lewat Pap Smear. Adapun kanker serviks ini disebabkan oleh hubungan seksual dini, parner sex lebih dari satu, perokok, nutrisi buruk, berpasangan dengan lelaki yang beresiko tinggi dan terinfeksi HIV.

Adapun isu penyebab kanker servics di Indonesia adalah pembalut berkualitas buruk, berikut cara menguji kualitas pembalut : Sobek produk pembalut anda, ambil bagian intim didalamnya, ambil segelar air putih, usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas. Ambil sebagian dari lembaran intim pembalut dan celupkan ke dalam gelas, aduk dengan sumpit, lihat perubahan warna air. Apabila produk tersebut utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur dan airnya keruh berarti anda menggunakan produk pembalut yang berkualitas buruk dan banyak mengandung pemutih itu gantinya kertas bukan kapas. Produk tersebut mengandung dioksin yang sering menyebabkan bagian intim organ kewanitaan selalu mengalami banyak masalah seperti keputihan, gatal, iritasi yang memicu terjadinya kanker servick.

Oleh karenanya untuk mewujudkan Kota Mojokerto sebagai servicy khususnya Kota sehat, khususnya anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto segera memeriksakan diri sedini mungkin, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Seperti yang dilakukan oleh salah satu peserta Retno (48 tahun) berasal dari anggota Dharma Persatuan Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, seorang guru mengajar di TK Negeri Pembina Kecamatan prajurit Kulon, setiap tahun rajin melakukan pemeiksaan Pap semar. Menurutnya ini sangat penting dilakukan karena untuk mengetahui kesehatan kita sendiri bukan untuk orang lain. Apalagi usia saya sudah hampir mencapai 50 tahun ini wajib periksa Pap Smear rutin. Walaupun setiap tahun periksa dan hasilnya negatif, saya tetap rajin periksa, supaya kita tahu lebih dini itu lebih baik dan pengobatannya mudah. Untuk itu Retno juga berharap kepada seluruh teman-teman perempuan anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto dianjurkan untuk memeriksakan dirinya untuk deteksi dini kanker leher rahim. Pada acara tersebut Farida cukup bangga pemeriksaan pap smear kali ini anggota DWP sangat antusias mencapai kurang lebih 50 orang yang sudah diperiksa oleh petugas kesehatan. (Orz).